Lantik 45 Pejabat, Anwar Sadat Tekankan Sistem Manajemen Talenta di Tanjabbar

Bupati Tanjung Jabung Barat melantik puluhan pejabat manajerial dan non-manajerial, di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Tanjabbar, Senin.

Reporter: ASM | Editor: Admin
Lantik 45 Pejabat, Anwar Sadat Tekankan Sistem Manajemen Talenta di Tanjabbar
Bupati Tanjung Jabung Barat melantik puluhan pejabat manajerial dan non-manajerial, di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Tanjabbar, Senin | foto : dki-tjb

INFOJAMBI.COMBupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat resmi melantik puluhan pejabat manajerial dan non-manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 

Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Pola Utama Kantor Bupati pada Senin (13/04/2026).

Baca Juga: Al Haris Ajak Pejabat dan Pegawai Makmurkan Mushalla

Kegiatan ini merupakan bagian dari penataan birokrasi guna memperkuat kinerja pemerintahan daerah di berbagai sektor pelayanan publik. 

Anwar Sadat memberikan amanah baru tersebut kepada 45 figur yang terpilih untuk menduduki posisi strategis, mulai dari eselon administrator hingga fungsional.

Baca Juga: Belum Apa-Apa, Sarolangun Sudah Heboh Soal Jabatan

Bupati menekankan bahwa setiap jabatan merupakan tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan dedikasi tinggi. Ia menuntut para pejabat yang baru dilantik untuk mengedepankan integritas dalam setiap langkah pelayanan kepada masyarakat.

“Selamat kepada saudara-saudari yang hari ini dilantik. Jabatan ini adalah amanah yang harus dijaga dan dijalankan sebaik-baiknya,” ujar Anwar Sadat di hadapan para ASN.

Baca Juga: Safari Ramadhan, Wagub Ingatkan Pejabat Ikuti Aturan

Bupati menyoroti tantangan pemerintahan yang kian berat akibat keterbatasan anggaran daerah yang menuntut efisiensi tinggi.

Oleh karena itu, semangat kolaborasi antar-OPD menjadi syarat mutlak agar program pembangunan tetap berjalan optimal tanpa hambatan ego sektoral.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi dan responsivitas tinggi dalam menjalankan tugas,” tegas Anwar Sadat menekankan pentingnya kerja tim.

Satu hal yang menjadi perhatian serius bupati adalah fenomena berkurangnya pejabat senior yang berpengalaman karena memasuki masa pensiun.

Kondisi ini menuntut adanya proses regenerasi yang cepat agar roda pemerintahan tidak kehilangan arah dan kompetensi teknis.

“Saya ingin ada regenerasi. Kita butuh SDM yang punya kemampuan, integritas, dan dedikasi tinggi,” kata Anwar Sadat mengenai visi sumber daya manusia ke depan.

Anwar Sadat menegaskan bahwa promosi jabatan di masa mendatang akan murni berbasis pada sistem manajemen talenta yang transparan.

Kinerja dan kompetensi nyata di lapangan akan menjadi penentu utama dalam jenjang karier setiap pegawai negeri sipil di daerah tersebut.

“Tidak ada lagi ruang untuk sekadar formalitas. Semua berbasis kinerja dan potensi,” tambahnya memberikan peringatan bagi para aparatur.

Para pejabat baru diberikan waktu selama enam bulan ke depan sebagai masa evaluasi untuk menunjukkan performa terbaik mereka.

Jika dalam masa adaptasi tersebut tidak menunjukkan progres yang signifikan, pemerintah daerah tidak ragu melakukan peninjauan ulang terhadap posisi tersebut.

Selain aspek kinerja, bupati juga menitipkan pesan moral mengenai pentingnya menjaga etika dan perilaku sebagai abdi negara.

Sikap rendah hati dan kemampuan menjaga nama baik institusi dinilai sebagai cerminan jati diri seorang aparatur yang berkualitas.

“Jaga sikap, jaga ucapan, dan jaga nama baik institusi. Apa yang kita lakukan mencerminkan diri kita sendiri,” pesan Anwar Sadat menutup sambutannya. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya