INFOJAMBI.COM — Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sekitar wilayah operasional industri hulu migas terus menjadi prioritas. Melalui program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM), SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd meluncurkan Sekolah Lansia Tangguh Standar 2 ( Selantang 2) yang berbasis di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.
Inisiatif berkelanjutan ini menjadi bukti nyata keseriusan PetroChina memuliakan kelompok lanjut usia. Tidak berjalan sendiri, SKK Migas - PetroChina menggandeng akademisi dari Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islan Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, serta Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kemitraan strategis ini mengusung visi besar: mencetak generasi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat).
Baca Juga: SKK Migas Gelar Sosialisasi dan Media Kompetisi 2016
Dalam pelaksanaannya, Selantang 2 mengadopsi kurikulum komprehensif yang menyentuh tujuh dimensi utama kehidupan lansia tangguh. Para siswa senior di Geragai dibekali pemahaman mendalam mulai dari perawatan fungsi fisik dan emosional, stimulasi intelektual, interaksi sosial, pengelolaan lingkungan, penguatan spiritual, hingga pelatihan vokasional.
Manajemen PetroChina yang diwakili Government and Relation Superintendent, Lasno, menyampaikan bahwa pembekalan aspek vokasional dalam program ini dirancang agar para lansia tidak hanya menjadi objek pembangunan, melainkan subjek yang mandiri.
Baca Juga: SKK Migas – PetroChina Raih CSR Award 2016
Adapun tujuan diadakannya Sekolah Lansia Tangguh Standart 2 ini pun bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan produktivitas lansia secara menyeluruh melalui penguatan fungsi fisik, emosional, intelektual, sosial, vokasional, lingkungan, dan spiritual.
Keterampilan praktis yang diajarkan diharapkan mampu memicu produktivitas baru, sehingga para lansia tetap berdaya secara ekonomi dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi di usia senja.
Baca Juga: Wagub Harap Kerjasama dengan SKK Migas Semakin Baik
Pihak Pemkab Tanjung Jabung Timur bersama civitas akademika UIN STS Jambi memberikan apresiasi mendalam atas konsistensi PetroChina dengan digelarnya Sekolah Lansia Standar 2 ini. Langkah PetroChina ini dipandang layak menjadi percontohan (role model) nasional dalam menyukseskan program pembangunan manusia yang inklusif di tingkat daerah.
Konsistensi SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, khususnya sumber daya manusia (SDM), kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Komitmen perusahaan itu melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dinilai menjadi bentuk kontribusi nyata yang memberikan dampak langsung bagi warga.
Apresiasi disampaikan langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj Dillah Hikmah Sari, saat membuka peluncuran Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Standar 2 di Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Rabu (5/8/2026). Program itu merupakan program CSR SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd yang bekerjasama dengan Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Dalam sambutannya, Dillah menegaskan bahwa dukungan SKK Migas-PetroChina terhadap masyarakat Tanjabtim bukanlah hal baru. Menurutnya, perusahaan tersebut secara konsisten menghadirkan program-program sosial yang menyentuh berbagai sektor, termasuk peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan kelompok lanjut usia.
"Ini bukan dukungan yang pertama. SKK Migas - PetroChina terus menunjukkan komitmennya memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat Tanjung Jabung Timur melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan," ujar Dillah.
Dillah menilai program Sekolah Lansia Tangguh memiliki arti strategis di tengah meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia. Karena itu, pemerintah daerah memandang pembinaan lansia sebagai investasi sumber daya manusia yang harus dipersiapkan sejak sekarang agar mampu menghadapi fenomena aging population di masa mendatang.
Menurut Dillah, lansia tidak seharusnya dipandang sebagai beban pembangunan. Sebaliknya, mereka merupakan aset berharga yang memiliki pengalaman, pengetahuan, serta nilai-nilai kehidupan yang dapat diwariskan kepada generasi muda.
"Lansia bukan beban pembangunan. Mereka adalah aset yang menyimpan pengalaman, pengetahuan dan nilai-nilai luhur yang sangat dibutuhkan generasi penerus," kata bupati wanita pertama di Tanjung Jabung Timur itu.
Sementara itu, Ketua Tim PKM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Tati Wulandari, menjelaskan bahwa tahun 2026 ini menjadi tahun kedua pelaksanaan Sekolah Lansia yang berkolaborasi bersama Tim Pengabdian kepada Masyarakat UIN STS Jambi. SKK Migas - PetroChina kembali memberikan kepercayaan kepada mereka sebagai tim akademisi untuk terus mengembangkan program pemberdayaan lansia secara berkelanjutan di Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
"Kami berterima kasih kepada PetroChina yang terus memberikan dukungan, baik moril maupun materil, sehingga program sekolah lansia ini dapat terus berjalan dan berkembang," ujar Tati.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Kepala Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi, Zamhari. Ia menilai kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia usaha merupakan model sinergi yang efektif dalam membangun lansia yang sehat, mandiri, produktif, dan tetap berdaya di tengah perubahan struktur demografi masyarakat.
Melalui Sekolah Lansia Tangguh Standar 2, SKK Migas - PetroChina menekankan bahwa investasi sosial hulu migas harus memberikan dampak berantai yang panjang. Kehadiran Selantang 2 di Geragai diharapkan mampu menciptakan lingkungan sosial yang suportif, ramah lansia, aman, serta menghadirkan kebahagiaan lahir dan batin bagi masyarakat luas. sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan pembangunan manusia yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com