SLI Tingkatkan Produktivitas Pertanian

| Editor: Doddi Irawan
SLI Tingkatkan Produktivitas Pertanian



SEKERNAN — Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H Fachrori Umar, mengharapkan Sekolah Lapang Iklim (SLI) memberi manfaat sebesar-besarnya bagi para petani, dan berkontribusi dalam upaya pembangunan pertanian di Provinsi Jambi. Kajian SLI diharap bisa meningkatkan produktivitas pertanian.

Harapan tersebut dikemukakan Wagub dalam pembukaan Sekolah Lapang Iklim Tahap III Tahun 2017, di Desa Pematangpulai, Sekernan, Muaro Jambi, Kamis (8/6).

“Saya sangat mengapresiasi Stasiun Klimatologi Muaro Jambi yang telah melaksanakan kegiatan SLI ini,” ujar Wagub.

Wagub menyampaikan, penyelenggaraan SLI sangat dibutuhkan oleh petani yang dalam aktivitasnya sangat bergantung pada kondisi iklim. SLI juga menjadi salah satu bentuk kontribusi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) terhadap upaya percepatan pembangunan pertanian di Provinsi Jambi.

“Saya harap petani makin memahami informasi iklim BMKG, sehingga kerugian yang terjadi akibat iklim ekstrim dipicu oleh perubahan iklim diminimalisir. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor penggerak utama perekonomian di Provinsi Jambi. Sebagian besar masyarakat masih menjadikan sektor pertanian sumber mata pencaharian utama,” tutur Wagub.

Wagub menerangkan, besarnya peran sektor pertanian, berdasarkan pada karakteristik wilayah Provinsi Jambi yang sebagian besar sangat baik untuk pertanian, baik lahan basah maupun kering. Pemprov Jambi berkomitmen mendorong dan mengoptimalkan potensi sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan, untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

“Perubahan iklim berdampak pada curah hujan yang menyebabkan banjir serta berdampak pada fluktuasi suhu dan kelembapan udara semakin meningkat, yang mampu menstimulasi pertumbuhan, perkembangan organisme pengganggu tanaman. SLI merupakan langkah strategis persiapan menghadapi perubahan iklim yang menjadi ancaman ketahanan dan kedaulatan pangan,” terang Wagub.

Wagub mengatakan, melalui SLI, petani dapat memahami dan memanfaatkan informasi iklim secara efektif, serta menjadi wahana menyesuaikan produk informasi iklim dengan kebutuhan petani dan aktivitas pertanian.

Wagub juga menyerahkan bantuan benih dan peralatan pertanian kepada Wakil Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, berupa benih untuk kegiatan budidaya jagung untuk lahan seluas 5.000 Ha, benih untuk kegiatan budidaya padi seluas 20 Ha, tiga unit Combine Harvester, 12 unit hand traktor, biji kedelai untuk 100 Ha, 10 unit pompa air, empat unit UPPO (Unit Pengolah Pupuk Organik), dan tiga Cultivator. (infojambi.com)

Penulis : Richi || Foto : Agus

 

Baca Juga: BMKG : Masyarakat Diminta Waspada, Ancaman Puting Beliung Bisa Terjadi

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya